Spiritual Creativity

Spiritual Creativity,

Waktu pertama denger tugas ini awalnya bingung juga, mangnya ada ya spiritual creativity? Setelah ditelaah, dicari, dibaca, dan dimengerti, ternyata memang ada. Dan kalau mau dibilang sebagai  dasar kreativitas juga bisa. Karena semuanya berawal dari Tuhan dimana hal tersebut selalu ada di benak manusia yang terdalam.

Mari kita mulai. Bismillah 🙂

Kita bisa melihat gimana perkembangan kecerdasan yang terus berubah dari waktu ke waktu. Dalam waktu yang cukup lama, IQ menjadi standar baku dalam menilai kecerdassan seseorang hingga  muncul lah EQ yang menjdai parameter lain. Tidak lama setelah EQ banyak digunakan, munculah SQ yang berdasrkan pada spiritualitas. Bahkan ada pelatihan ESQ juga kan. Nah, perkembangan kecerdasan ini juga membuka pemikiran manusia bahwa kita tidak hanya terbatas pada IQ saja. Perkembangan kreativitas pun juga sama, smua memiliki unsur IQ,EQ, dan SQ. Semakin baik unsur2 tersebut pada diri seorang, semakin cepat/bagus pula proses kreativitas yang dimiliki.

Kecerdasan manusia yang meliputi IQ, EQ, dan SQ tidak memiliki limit yang membatasi. Semuanya tidak berbatas dan bisa terus dikembangan tiada akhir. hal ini juga yang membuat kreativitas manusia bisa terus dikembangkan tanpa akhir. Kita bisa melihat penemuan2 saat ini yang dulu dinggap mustahil oleh orang pada masanya, akan tetapi manusia dapat membuktikan jika hal itu mungkin dilakukan dan bukan mustahil lagi. Apa yg kita lihat sebgai hal yang mustahil saat ini pun mungkin suatu saat nanti akan menjadi hal yang bisa saja.  Jika dahulu orang2 berfikir bagaimana seorang manusia bisa ada di dalama kotak bernama televisi, sekarang kita berfikir bagaimana air bisa dijadikan bahan bakar kendaraan. Keduanya terlihat mustahil kan, tapi jika melihat perkembangan zaman dan teknologi, semakin lama impian tersebut semakin mendekati kenyataan.

Kata pak Apiq, ketika kita menemukan masalah, 50% nya adalah solusinya (problem=50% solution). kenapa bisa gitu? awalnya saya juga ga ngerti, tapi setelah dilihat lagi, klo kita ga ktemu masalah, maka kita ga akan bisa berkembang. Dengan adanya masalah, kita akan menemukan apa yang kurang dari diri kita dan akan berusaha untuk memecahkannya. Proses pemecahannya itu sendiri adalah sebuah kreativitas yang datang dari dalam diri dengan meminjam kekuatan Tuhan. Semua yang dilakukan oleh manusia tidak akan lepas dari kuasa Tuhan.

‘Kekuatan memaksa diri (dan lingkungan) adalah kualitas dasar bagi kita untuk menjadi kreatif dan inovatif. Seorang yang mampu disiplin menjaga diri, memaksa diri maka ia berpotensi untuk meraih sukses dengan kreatif dan inovatif.’

Itulah yang dikatakank disalah satu tulisan Pak Apiq. Kita bisa melihat bagaimana kekuatan/keteguhan hati bisa menciptakan suatu kreativitas. Dengan menjadi independen dan tidak mengikuti arus, kita bisa menciptakan sebuah hal baru yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Kekuatan itu sendiri akan muncul dari manusianya sendiri. Kekuatan yang dipinjamkan oleh Tuhan untuk memaksa kita menjadi kreatif.  Tanpa kemauan hati yang kuat, kenginan untuk menjadi kreatif tidak akan tercipta. Itu semua pun tidak akan lepas dari kuasa Tuhan untuk memberkan petunjuk dan kekuatan.

Tidak hanya kekuatan, pengalaman spiritual pun dapat mendatangkan sebuah kreativitas. Contohnya nih, seorang penyanyi bisa menciptakan lagu dari pengalaman spiritual yang didapatkannya, begitu juga dengan pelukis. Pengalaman spiritual ini akan terpatri di dalam diri, mungkin lebih tepatnya di alam bawah sadar yang membuat seorang manusia selalu mengingatnya secara tidak langsung dan membentuk sebuah prilaku. Perilaku ini yang mewujudkan sebuah kreativitas menjadi bentuk nyata yang bisa dinikmati oleh orang lain juga.

Secara tidak langsung Tuhan memiliki peranan yang sangat besar dalam proses kreatifitas manusia. Tanpa bantuanNya, manusia tidak akan bisa menemukan 50% sisa solusi dari masalah2 nya. Tidak akan ada peradaban dan kemakmuran, apalagi perkembangan teknologi.

Tuhan menciptakan setiap manusia dengan kreatifitasnya masing2, akan tetapi kadang manusia sudah membatasi diri mereka sendiri sehingga membentur tembok sebelum mencoba. Setiap cobaan yang diberikan oleh Tuhan akan membantu manusia untuk mengkatalis proses kreatifitas yang dimilikinya. Tantangan yang diberikan akan menaikkan flow yang terus membuat kita memiliki passion untuk menjadi lebih baik lagi.

Sebagai penutup,

‘Kita dapat menjadi hebat melampaui segala batas bukan karena kekuatan diri kita sendiri. Tetapi karena memperoleh kekuatan spiritual dari Tuhan. Kekuatan kreasi dan inovasi kita adalah tanpa batas karena kita memperoleh titipan kekuatan dari Tuhan.’ -Hebatnya Kreativitas dan Inovasi: Melampaui Segala Batas by mr.Apiq-

Teruslah bersyukur teman, karena Tuhan sudah memberikan anugrah yang terbaik kepada makhluknya 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: